Sabtu, 23 Januari 2016

Hey..

Hey..
Lelaki ku..
Aku rindu..
Kehadiranmu..
Selalu ku tunggu..

Hey..
Lelaki ku..
Aku rindu..
Kebersamaanmu..
Selalu ku nanti..

Hey..
lelaki ku..
Aku rindu..
Keberadaanmu..
Selalu ku harapkan..

Hey..
Lelaki ku..
Apakah kau rindu?
Sama seperti ku..
Selalu terlintas namamu..

Kamis, 29 Agustus 2013

Coretanku Hampir Usang

            Lama tak menjamah, Lama tak melihat, dan Lama tak menulis Coretanku ini yang mungkin hampir usang di makan waktu atau mungkin karena tak ada lagi kegalauan yang ku rasakan. Oh NO GALAU!!!! Kenapa dengan kata GALAU? Sepertinya kalau mendengar kata itu, semua orang pasti berpikir negative atau ada prasangka buruk disana. Padahal buat ku Galau tuh masa dimana aku mendapatkan inspirasi dan kreativitas untuk mengembangkan bakat yang terpendam karena disana bisa mendapatkan suatu karya seni yang puitis, romantis, harmonis, juga eksotis bukannya itu sangat membanggakan untukku sendiri (tentunya bukan untuk orang lain). Dan mungkin Galau juga yang membuat aku lebih belajar mendewasakan diri. Emangnya kalau orang yang lagi galau tuh hanya meratapi, merenung, menyesali, dan pasrah akan takdir yang telah di rasakan saat itu sepeti kesedihan, kekecewaan, kegagalan, dsb.

Come on guys, Galau tuh gak cuman duduk terdiam dan termenung. Dunia ini masih penuh dengan segala makhluk yang indah beserta dengan semua isinya, penuh dengan suasana ceria, dan penuh dengan kasih sayang juga cinta yang tak pernah kamu sadari itu ada, walau tak Nampak jelas dan nyata tapi harus yakin  itu ada. Yaa aku pun baru menyadari semua itu setelah proses dan waktu yang mungkin cukup lama, ternyata Dunia ini masi menyimpan banyak keindahan yang tak disadari. Waktu masi panjang, masa depan pun masi cerah, jangan pernah berpikir waktu cuman hari ini atau kemarin (masa lalu) dan masa depan suram. So buat apalagi sekarang hanya duduk termenung dan terdiam dalam belenggu juga bayang semu di masa lalu yang entah kapan akan terjawab semua realitanya. Masih ada hari esok kok yang indah. Eits, tapi jangan nunggu hari esok untuk melihat keindahan dan merubah sikap menuju kebaikan, kalo hari ini masi bisa buat dilakukan kenapa  juga nunggu hari esok. Semangat yaa lihat di luar sana dunia masi indah dan bnyak yang tak di ketahui.

Sepertinya hanya tulisan ini yang mengawali My Coretan Kunyuk agar tak terlalu usang bila tak dijamah, dilihat, dan ditulis.

Selasa, 09 Juli 2013

Yang tak kau anggap, Yang tak kau mengerti.


      Setiap orang punya kisah tersendiri, namun disetiap tulisanku belum tentu aku  dan belum tentu juga kamu yang merasakan. Ini hanya sekedar cerita yang aku tuangkan dalam bentuk tulisan, bukan berarti ini pengalaman ku yang kutulis disini. Kebanyakan wanita ingin di anggap keberadaanya dan ingin dimengerti setiap perasaannya. Bukankah begitu kaum hawa? Karena aku sebagai wanita, aku pun merasakan hal yang sama seperti itu. Hal yang sederhana dan tak rumit juga untuk kaum adam atau pria untuk membuat wanita terlihat senang namun mungkin sulit melakukannya. Cukup dengan kau menganggap dia ada dan kau mengerti dia. So Simple!!!

       Tapi, bukan karena pria harus terus mengerti setiap wanita, sehingga sikap wanita yang bisa seenaknya memperlakukan pria begitu saja. Itu SALAH!! Yang aku maksud bukanlah seperti itu. Aku wanita dan Kamu pria, kita di takdirkan berbeda dan dalam perbedaan itulah kita harus bisa saling melengkapinya. Aku yang ditakdirkan segala sesuatunya dengan Perasaan, sedangkan Kamu yang ditakdirkan segala sesuatunya dengan Logika. “Tolonglah sedikit mengerti LOGIKA pada PERASAAN.” Aku lebih lembut darimu, sedangkan kamu sedikit keras. Aku hanya ingin kamu sedikit Respect tentang apa yang telah aku ceritakan, yang telah aku lakukan, dan yang sedang aku rasakan. Aku tak memintamu lebih, hanya sedikit respect pada perasaanku saja.

       Apakah kamu tau apa yang aku lakukan selama ini untukmu? MENUNGGU. Itulah yang ku lakukan untukmu selama ini, berdiam diri dan menunggumu hanya sekedar untuk kamu anggap, mengerti dengan perasaanku, dan kamu sadar atas kesalahan besar yang telah kamu buat padaku. Setelah sekian lama ku menunggumu, kamu tetap tak menghiraukanku. Setiap kali kamu hadir itu hanya membuatku sakit. Kamu hadir hanya sekedar nampak dalam HPku, tapi kamu tak pernah manganggap dan sedikit mengerti dengan perasaan ini. Untuk menganggap dan mengertiku saja kamu tak bisa, apalagi kalau kamu harus menyadari kesalahanmu itu. Jauh kiranya kamu memikirkan hal itu.

      Semua itu adalah sebagai wujud perasaanku yang entah mengapa aku masih ingin menunggu dan memperjuangkanmu. Walau ku tau yang berada disisimu itu bukan lagi aku. Namun semua itu kenyataan yang harus ku terima. Kamu tahu, setiap malamku selalu terisi dengan kenangan dan ingatan mu, juga tak lupa dengan kejadian itu. Entahlah aku harus bagaimana? Apa mungkin ini kemenanganku? Memenangkan sedihku, mendapatkan kekecawaanku, dan merangkul kesepianku.

        Dimana kamu menyimpan tentang diriku? Hingga kamu tak menganggap dan tak mengerti dengan keadaanku ini. Semudah itukah kamu melupakan tentangku. Segampang itukah kamu menghapus semua kenangan indah tentang kita. Tak pernahkah sedikit bepikir tentang perasaanku dan tak pernahkah kau melihat rasa sakit hatiku. Apa mungkin karena memang aku yang terlalu pandai menyembunyikan semua semua rasa itu darimu.

Apa kamu tak menyadari dengan kesalahan besar yang telah kau buat untuku? Tapi mengapa aku masih saja menunggu dan memperjuangkanmu? Sedangkan sikapmu tidak pernah peka ataupun respcet sedikitpun untukku. Aku pun tak tak tahu kenapa aku masih bisa bersikap seperti itu padamu. Padahal kamu yang benar-benar terbukti sudah tak menganggap dan mengertiku. Masih pantaskah aku menunggumu dan memperjuangkanmu untuk bisa kembali lagi berasamaku?

Mungkin aku wanita bodoh yang masih saja mau menunggu pria yang jelas saja dia tak pernah menghiraukan keadaan ini. Namun dalam hatiku ada keyakinan tersendiri. Mungkin ini memang kebodohanku tapi Ku yakin “akan ada saatnya kamu menyadari, akan ada saatnya kamu menyesali, akan ada saatnya kamu menganggap dan mengertiku, dan itu akan ada saatnya...”


Saat Rindu Datang

Tuhan..
Apa yang ku rasa saat ini?
Kemarin aku ingat coretan kanvas darinya..
Hari ini aku ingat semua tentangnya..

Ohh Tuhan..
Jangan biarkan esok aku akan merasakan hal yang sama seperti ini..
Ini menyiksaku..
Aku merindukannya yang jelas saja bukan milikku..
Tapi aku Rindu..

Rindu yang datang dan entah apa yang harus aku lakukan..
Rindu ini tiba-tiba saja muncul..
Tanpa ada yang mengetahuinya bahwa aku merindukannya..

Angin, tolong sampaikan pesan untuknya Aku Rindu..
Aku hanya ingin dia tau saja tak lebih..
Memang lama tak berjumpa dengannya..
Tapi baru kali ini aku merasakan ridu dengan tiba-tiba untuknya GPF ({})


Memo, 14 Juni 2013 (22:14 )

Minggu, 27 Januari 2013

DULU

Semuanya telah berbeda tak ada kesamaan.
Dulu kau sangat manis.
Dulu kau sangat ramah.
Dulu kau sangat kagum.
Dulu kau sangat hangat.
Dulu kau sangat bahagia.
Dulu kau sangat beruntung.
Dulu kau sangat sayang.
Dulu kau sangat cinta.
Padaku, Denganku, dan Bersamaku.

        Namun semua itu tak ku rasakan lagi. Mungkin karena diriku yang pernah melukaimu. Tapi apakah ini balasan untukku? Ku akui kamu tampan, pasti banyak wanita cantik yang menyukaimu. Ku tahu kamu anak band, pasti banyak penggemar wanita cantik disana yang mengagumimu. Namun apa dayaku, ku tak pernah menyombongkan diriku telah memilikimu karena ku tahu masih banyak kekuranganku. Aku menyayangimu bukan karena ketampananmu dan bukan juga karena kamu anak band namun kerena apa adanya kamu.

        Aku hanya ingin berkata diantara wanita cantik itu tak akan ada yang seperti aku, karena aku tidak secantik mereka dan mereka tidak bisa seperti aku. Aku tidak menuntutmu seperti orang lain, Jadilah dirimu sendiri. Aku tidak menuntutmu untuk selalu menyayangiku. Karena aku tahu jika kamu tulus menyayangiku, tanpa aku menunntutpun kamu akan selalu ada denganku. Namun jika tidak, mungkin kamu akan pergi meninggalkanku.

Selasa, 15 Januari 2013

Liburan Akhir Tahun`

    
     Pantai, Pantai, dan Pantai adalah tujuan utama liburan dalam keluargaku. Yah, pantai sangat di sukai setiap liburan tiba. Setiap liburan pasti tak jauh dari pantai yang dikunjungi keluarga besarku. Walau setiap liburan kami selalu ke pantai tapi itu tak membuatnya merasa bosan atau jenuh. Entahlah, tak terhitung kami mengunjungi pantai yang ke berapa kalinya ini. Hmm, terkadang pantai yang kami kunjungi hanya itu, itu, dan itu saja. hhahhahhaa

      Ini liburan Akhir tahunku bersama keluarga besar. Kami rutin mengadakan liburan akhir tahun ini dan tujuan utamanya yaitu selalu PANTAI. Tak akan pernah terlepas liburan dengan pantai. Yah, walau bermain di pantai itu membuat kulit sedikit menghitam entah apa gosong. Hmm, kurang lebih seperti itulah. Namun, semua itu membuatku tambah MANIS sepertinya. Oh ya, ada yang tau kenapa kami selalu liburan ke pantai? Sedikit beralasan, karena pantai salah satu liburan di alam lepas seperti laut lepas gitu. *ups gak nyambung.



     Pantai cocok sekali buat kami yang super sibuk untuk menghilangkan penat selama setahun mejalankan aktifitas yang selalu sama ngengerjakan hal itu saja. *yah sedikit lebay. Tapi memang benar, melihat keindahan alam dengan mata yang jauh memandang itu hanya terlihat air laut yang biru, batu karang yang menjulang, pepohonan yang rindang, dan hanya terdengar gemuruh ombak. Uhh, nikmatnya hidup melihat keindahan itu dan mendengar gemuruh ombak. Yah kadang sesekali berteriak sekeras mungkin, itu bikin tenang.


     Nah, itulah cerita liburan akhir tahunku bersama keluargaa tercinta. Walau hanya liburan ke pantai tiap tahunnya tapi itu mengasikkan, menyenangkan, menghebohkan, menggembirakan, dan kocak penuh dengan canda tawa. Liburan dengan tempat dan tema yang sama yaitu pantai, tak membuat kita bosan atau menjenuhkan karena setiap waktu, tempat, dan kejadian mempunyai cerita tersendiri. Pastinya setiap liburan kami itu mengesankan. Semoga tahun depan bisa liburan ke PANTAI lagi targetnya itu BALI, temanya tetap sama yaitu pantai. Amin..